Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2011

Sehat Holistik Ala Rasulullah

Bismillah, Alhamdulillah tadi sore ba’da ashar saya dan kawan saya (Fitri Apriliani Lestari, trialv3.blogspot.com) diberi kesempatan oleh Allah untuk menghadiri acara bedah buku dengan judul Sehat Holistik Ala Rasulullah di ruang Promosi Doktor FKM UI. Pembicara dalam acara bedah buku tersebut ada 3, yaitu Dr. Briliantono (lupa nama panjangnya euy, beliau penulis buku Sehat Holistik Ala Rasulullah sekaligus seorang dokter ahli bedah). Mas Anggoro (pembedah, lupa nama panjangnya juga), dan Kak Oki Setiana Dewi (Aktris Muslimah Indonesia). Oh. iya, acara tersebut merupakan rangkaian acara dari Simposium Kesehatan 4 Nuansa Persaudaraan Islam (Nurani) FKM UI.

Hmmm, subhaanallah banget ya. Rasulallah memang teladan terbaik bagi kita. Beliau adalah orang yang paling sehat di dunia ini. Buktinya apa? Buktinya adalah selama hidup beliau, beliau hanya sakit beberapa kali. Beliau, dalam usia di atas 50 tahun masih mampu untuk melakukan peperangan. Subhaanallah. Jika dibandingkan dengan kehidupan dewasa ini, mungkin usia 50 tahun ke atas, selain sudah menjadi kakek dan nenek (juga menjadi orang yang penyakitan, misal stroke, komplikasi, jantung, dan sebagainya, na’udzubillah min dzaalik). Nah, kembali ke bahasan kita tentang Rasulullah. Apa sih rahasia beliau dalam menjaga tubuh untuk tetap sehat? Mau tau?

Ternyata rahasianya adalah kedekatan beliau dengan Sang Maha Pencipta, Allah ‘azza wajalla. Maksudnya, nilai spiritualitas beliau bisa menjadikannya sehat. Makan beliau karena Allah. beliaupun tidak pernah marah. Maka dengan begitu, kedekatan beliau dengan Allah telah menjadikan beliau sehat baik secara fisik maupun psikologi.

Padahal, beliau hidup sangat sederhana dan apa adanya. Namun, hal tersebut tidak menghalangi beliau untuk menjadikan segalanya terasa bermanfaat bagi diri beliau dan sekitarnya. Gaya hidup yang serba sederhana dan murah namun memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan, sudah sepatutnya perlahan-lahan kita teladani. Gaya hidup apa saja yang bisa kita teladani yang memiliki manfaat untuk kesehatan? Ini dia : tidur lebih awal kemudian bangun lebih awal untuk bisa bermunajat kepada Rabb Semesta Alam. Bahwasanya bangun lebih pagi itu sangat baik untuk kesehatan. Minum air putih ketika bangun tidur. Hal  ini baik untuk tubuh kita yang masih kosong dari aneka macam makanan. Mengkonsumsi buah-buahan. Rasulullah sangat menyukai kurma. Olahraga. Olahraga yang dianjurkan dalam Islam itu adalah memanah, berkuda, dan berenang. Jalan kaki juga termasuk olahraga lho. Mulai dari hal-hal yang kita mampu dulu untuk membiasakan diri berolahraga, yang penting adalah niat dan istiqomah untuk melakukannya. Yang nggak ketinggalan yaitu selalu bersabar dan ikhlas atas cobaan kemudian bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.

Well, gimana? Masih belum jelas? Mungkin bagi teman-teman yang pengen tau lebih lengkap lagi bisa beli bukunya di toko buku terdekat. Hehe. Intinya adalah, kondisi spiritual dan psikologi bisa mempengaruhi kesehatan kita seperti laiknya kondisi fisik. Dengan demikian jika kita ingin merasakan sehat holistik (secara menyeluruh) seperti Baginda Rasulullah Muhammad s.a.w. maka kondisi spiritual kita harus oke (dekat dengan Allah), juga menjaga kondisi psikologis (manage emosi menjadi energi positif), dan yang tak kalah penting juga menjaga kondisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan gizi.

Segitu aja yang bisa saya bagi dari acara bedah buku tadi sore. Semoga bermanfaat. Keep health!



Selasa, 25 Oktober 2011

Cerita tentang Asma...

Sejak malam sabtu kemarin, T.E.P.A.R. sampe hari ini. Hal ini yang bikin saya tidak bisa pulang hari Sabtunya untuk nyoblos dalam Pilgub Banten 2011 (22 Oktober 2011). Sayang sekali. Ini pilihan yang sulit sebenarnya untuk pulang ke Banten atau tetap di Depok, karena dua pilihan ini ada alasannya masing-masing. Jika pulang ke Banten, maka bersiaplah dengan kondisi fisik saya yang akan semakin “tepar” dengan perjalanan pulang pergi dalam waktu kurang dari 10 jam (based on experience). Jika tetap di Depok, meski dengan kondisi seperti ini, saya masih bisa melakukan hal kecil semisal menghadiri acara organisasi di kampus (aih, bukannya istirahat). Ya, pilihan yang sulit. Tapi akhirnya saya putuskan untuk tetap di Depok dan Sabtu pagi hingga siang saya hadir di acara organisasi kampus. Tenang, saya tetap mendoakan prosesi Pilgub Banten 2011 dari kejauhan, “Ya Allah, selamatkan Banten dari pemimpin yang zhalim.”

Kenapa jadi bahas Pilgub Banten 2011? Oke, nanti ada sesi tersendiri untuk bahas bahasan itu karena bukan itu yang mau saya share pada kesempatan sekarang. Saya mau share tentang kondisi yang sedang saya alami sejak malam sabtu, ---A.S.M.A---. Asma? Makanan apaan tuh? Hehe, asma bukan makanan, tapi penyakit yang berhubungan dengan saluran napas. Asma itu simply we can say napas yang disertai mengi seperti bunyi ngik..ngik..(tapi sepengetahuan saya, tidak semua penderita asma ketika kambuh napasnya berbunyi).

Kenapa sih bisa sampe bunyi napasnya atau bahkan (berdasarkan pengalaman pribadi) susah bener untuk ambil napas (sampe napas jadi pendek-pendek) karena saluran napas yang disebut bronkus mengalami penyempitan. Penyempitan tersebut diakibatkan oleh reaksi terhadap rangsangan alergi tertentu seperti bulu binatang, udara dingin, jenis makanan tertentu, dll.
           
Sungguh, ketika asma kambuh sangat tidak enak (yaiyalah). Apalagi ketika saya merasa kelelahan, baik fisik maupun psikis. Gampang sekali asma menyerang pertahanan fisik saya. Seperti semalam, sebelum tidur saya sempat kepikiran sesuatu hal yang lumayan berat yang membuat saya berpikir lama dan dalam. Alhasil, tiba-tiba mendadak saya mengap-mengap susah napas, dada langsung sakit karena terasa sempit, dan kembali tepar (sebelumnya saya tepar karena asma juga akibat kedinginan karena hujan deras di malam hari). Oooohhh…
Ini dia pertolongan pertama untuk penderita asma (berdasarkan pengalaman pribadi dan nasihat dokter spesialis pulmunologi langganan saya, hehe) :
1.      Ketika asma kambuh, hindarkan posisi tubuh dari berbaring. Usahakan untuk duduk, agar pengambilan napas menjadi lebih mudah. Atau jika tidak kuat untuk duduk, berbaringlah dengan posisi bantal yang ditinggikan (sekitar 45 derajat).
2.      Untuk yang biasa menggunakan inhaler, langsung semprotkan beberapa semprotan inhaler (Ventolin Salbutamol, atau yang lainnya) ke dalam mulut (saya biasanya 4 kali sampai benar-benar merasa lega, pernah juga sampe 8 kali karena sudah terlalu parah).
Ini nih yang namanya Ventolin Inhaler Salbutamol
Catatan : inhaler berfungsi hanya sebagai pelega napas, tidak untuk menghilangkan asma itu sendiri.
3.           Untuk membantu pemulihan, bisa juga balurkan minyak kayu putih atau minyak angin ke dada (dekat leher) dan punggung. Hal ini berfungsi untuk melegakan napas dan menghangatkan dada dan punggung.
Catatan : ketika asma kambuh, dada terasa sangat sakit dan sempit seperti ditekan-tekan.
4.      Cukupkan istirahat ketika asma kambuh, usahakan untuk tidak beraktivitas terlebih dahulu ketika sakit.

Biasanya ketika asma kambuh, sampe berapa lama? Jawabannya, tergantung. Tergantung si penderita maksudnya. Ada (teman saya penderita asma juga) setelah kambuh, di hari itu juga dia bisa main-main. Kalo saya pribadi, paling lama bisa hampir seminggu untuk pemulihan. Lama banget ya. Tidak enaknya adalah, saya sering tidak masuk kuliah (kalo dulu sekolah) jika asma saya kambuh. Dulu ketika semester 5, hampir tiap pekan ada saja dua atau 3 hari saya izin sakit karena asma. Memang sih, dulu fisik saya sangat gampang kelelahan. Tapi sekarang, Alhamdulillah meski masih suka kambuh, tapi kekebalan tubuh saya jauh lebih baik. coba minum habbatus-sauda atau madu, deh. Pasti kerasa banget reaksinya.

Hikmah dari sakit ini adalah menjadikan diri saya semakin bersyukur ketika saya bisa bernapas dengan mudahnya, tanpa didahului rasa sakit dan susah dalam mengambil napas. Begitu pula ketika saya sedang sakit, lebih bersyukur lagi bahwasanya Allah begitu sayang kepada saya sehingga Ia memberikan cobaan itu untuk saya dan memberikan pelajaran bahwa sehat adalah nikmat yang luar biasa yang Ia berikan.
           
Untuk penderita asma, tetap semangat kawan! Jangan jadikan ini sebagai excuse bagi diri kita untuk tidak menjadi insan prestatif dan unggul dalam bidang yang kita tekuni. Semoga bermanfaat.^^
           
“sesungguhnya, bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (Al-Insyirah : 5-6)
“dan apabila aku sakit, Allah yang menyembuhkan.” (Asy-Syu’ara : 80)
“untuk setiap penyakit ada obatnya.” (Al-Hadits)